Walikota Rahmad Mas'ud minta pelaku usaha di Balikpapan jujur isi Sensus Ekonomi 2026
Ringkasan Berita: Walikota Balikpapan mengajak warga dan pelaku usaha mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS. Data hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, mulai dari ekonomi, UMKM, hingga ketenagakerjaan. Pemerintah menekankan pentingnya kejujuran dan kelengkapan data agar ha
Ringkasan Berita:
- Walikota Balikpapan mengajak warga dan pelaku usaha mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS.
- Data hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, mulai dari ekonomi, UMKM, hingga ketenagakerjaan.
- Pemerintah menekankan pentingnya kejujuran dan kelengkapan data agar hasil sensus benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi daerah.
Berita Hari Ini -, BALIKPAPAN -Walikota Balikpapan Rahmad Masud mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS).
Ajakan tersebut disampaikan Rahmad Masud usai menerima kunjungan Marinda Dama Prianto Kepala BPS Kota Balikpapan dan petugas sensus yang melakukan pendataan di rumah jabatan Walikota Balikpapan, Jumat (20/6/2026).
Sensus Ekonomi merupakan program strategis nasional yang memiliki peran penting dalam menyediakan data akurat mengenai kondisi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Rahmad Masud mengatakan, data yang dihasilkan dari sensus akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, mulai dari sektor ekonomi, investasi, ketenagakerjaan hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan terima kasih kepada Badan Pusat Statistik beserta seluruh petugas sensus yang telah bekerja keras melaksanakan pendataan. Sensus Ekonomi ini sangat penting karena akan menghasilkan data yang akurat dan mutakhir untuk mendukung pembangunan daerah," kata Rahmad Masud.
Ia menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.
Karena itu, warga maupun pelaku usaha diminta memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas yang datang melakukan pendataan.
Data yang berkualitas akan membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Sebaliknya, data yang tidak lengkap berpotensi menghambat proses perencanaan pembangunan dan pengambilan keputusan.
"Saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Berikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang ada di lapangan," ujarnya.
Selain masyarakat, Rahmad Masud juga meminta seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, serta instansi terkait untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus.
Sinergi seluruh pihak dinilai penting agar proses pendataan dapat berjalan lancar dan menjangkau seluruh sasaran yang telah ditetapkan.
"Bahwa sensus bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, tetapi merupakan investasi data yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan Kota Balikpapan. Dengan data yang valid dan terpercaya, pemerintah dapat merancang program yang lebih efektif serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat, "ungkap Rahmad Masud.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sendiri bertujuan untuk memotret kondisi perekonomian nasional hingga tingkat daerah.
Hasil sensus akan menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pemerintah sekaligus memberikan gambaran mengenai perkembangan dunia usaha di berbagai sektor.
Rahmad Masud berharap seluruh masyarakat dapat menyambut baik kedatangan petugas sensus dan tidak ragu memberikan keterangan yang dibutuhkan.
Ia memastikan data yang dikumpulkan akan digunakan untuk kepentingan statistik dan pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Partisipasi Bapak dan Ibu semua merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Balikpapan. Dengan data yang berkualitas, kita dapat mewujudkan Balikpapan yang semakin maju, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan," pungkasnya. (dha/ADV Diskominfo Balikpapan)
Apa Reaksi Anda?
Menyukai
0
Benci
0
Cinta
0
Lucu
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0
Komentar (0)